Sejumlah kalangan mungkin ingin sekali melakukan perawatan khusus untuk membuat tampilan gigi nampak putih berkilau. Namun sebelum memulai perawatan, lebih baik memahami terlebih dahulu perbedaan veneer dan bleaching gigi yang mana merupakan jenis perawatan untuk memutihkan area permukaan gigi.
Kedua perawatan ini memiliki kesamaan untuk membuat pasien menjadi lebih percaya diri dengan tampilan gigi yang nampak putih dan bersih. Meskipun demikian, ternyata ada beberapa perbedaan yang mungkin saja tidak diketahui oleh kalangan awam.
Oleh karenanya, kami akan menyajikan informasi tentang perbedaan tersebut yang mana semoga bisa bermanfaat bagi calon pasien sebelum melakukan perawatan. Tanpa perlu berlama-lama, yuk coba langsung simak informasi selengkapnya tentang veneer dan bleaching gigi berikut.
Perbedaan Veneer dan Bleaching Gigi
Sebelum memulai perawatan untuk memutihkan gigi, maka alangkah baiknya jika mengetahui terlebih dahulu perbedaan veneer dan bleaching gigi. Karena kedua perawatan ini memiliki fungsi yang sama yaitu memutihkan gigi, namun ternyata ada bedanya dari sisi manfaat dan ketahanan.
Nah dengan mengetahui perbedaan veneer dan bleaching gigi, harapannya pasien bisa bijak dalam memilih jenis perawatan yang sesuai kebutuhan. Atau jika bingung perawatan jenis apa yang cocok dan sesuai, maka bisa konsultasikan dengan dokter ahli yang ada di klinik gigi terbaik Jogja.
Manfaat Dari Veneer Maupun Bleaching
Mungkin ketika ingin merubah tampilan menjadi lebih memukau, salah satu cara yang bisa kalian lakukan adalah dengan memutihkan area gigi. Ada jenis perawatan yang secara khusus bertujuan untuk menghasilkan tampilan warna gigi putih berkilau.
Jenis perawatan gigi untuk memutihkan warna tersebut sering kali digunakan pada klinik dental, yang mana memiliki nama bleaching dan veneer. Keduanya memang berfungsi untuk merubah tampilan gigi menjadi lebih putih berkilau.
Namun sejatinya jenis perawatan veneer dan bleaching memiliki perbedaan, yang mana manfaat dari bleaching lebih mengarah untuk memperbaiki penampilan gigi, memutihkan gigi, dan mengatasi perubahan warna gigi. Sedangkan berbeda dengan veneer, yang mana tujuan perawatan ini adalah mencerahkan gigi, membuat senyum menjadi lebih indah, dan menutup celah antar gigi.
Sehingga ketika ingin mendapatkan perawatan yang tidak hanya mengedepankan penampilan saja, pasien bisa memilih veneer. Meskipun demikian, tetap saja harus mempertimbangkan arahan dari dokter yang memang lebih memahami struktur dan keluhan gigi dari pasien.
Prosedur Perawatan Veneer dan Bleaching
Adapun selain dari manfaat yang memiliki perbedaan, veneer maupun bleaching juga berbeda untuk segi prosedur atau penanganannya. Bleaching akan sedikit lebih ribet, karena membutuhkan scaling terlebih dahulu untuk membersihkan sekitar area yang akan dibleaching nantinya.
Tak hanya itu saja, nantinya gum barrier untuk pengolesan warna gigi dan pemasangan cheek retractor menjadi pembeda dalam jenis perawatan pemutih gigi. Kemudian setelah beberapa hal tadi siap, maka dokter baru bisa mengoleskan bahan bleaching sebanyak tiga kali dan membutuhkan tiap sesi sekitar 15 menit.
Berbeda dengan bleaching, untuk perawatan veneer ini prosedurnya terbilang lebih mudah dan simpel. Nantinya pasien konsultasi dengan dokter, mempersiapkan gigi yang akan dilakukan perawatan, pemilihan warna dan bentuk, pemasangan sementara, dan terakhir adalah memasang veneer secara permanen.
Konsultasi memang diperlukan, mengingat dokter akan mengamati dan cek kondisi gigi pasien apakah memungkinkan untuk perawatan jenis ini atau tidak. Apabila memang belum memungkinkan, maka dokter berhak untuk memberi saran kepada pasien menunda perawatan terlebih dahulu. Namun pastinya segala keputusan berada ditangan pasien itu sendiri, yang ingin perawatan veneer atau bleaching gigi.
Perbedaan Tahan Lama Mana Antara Veneer dan Bleaching?
Setelah melakukan perawatan veneer atau bleaching, pastinya pasien akan mendapat tampilan warna gigi putih berkilau. Hal tersebut menjadi begitu penting karena memang dasar pasien perawatan jenis ini adalah untuk mendapat tampilan gigi yang nampak putih.
Sehingga dengan tampilan warna seperti ini, mereka dapat lebih percaya diri ketika berinteraksi bersama orang lain. Namun perlu kalian pahami bahwa tidak ada hasil perawatan gigi yang bersifat permanen.
Nantinya gigi yang nampak putih berkilau lambat laun tetap saja akan memudar, seiring berjalannya waktu dan bagaimana cara pasien merawatnya. Biasanya perawatan memutihkan gigi ini bisa bertahan tak lebih dari satu tahun. Oleh karenanya, perlu disadari bahwa tetap saja penting menjaga dan merawat kesehatan gigi agar nantinya nampak putih maksimal.
Jika memungkinkan, pasien bisa rutin konsultasi atau melakukan pengecekan ke klinik dental yang mana sebagai bentuk pencegahan dari pudarnya warna gigi setelah bleaching. Ketika konsultasi, pasien akan mendapat arahan atau instruksi yang nantinya bisa diterapkan agar tampilan gigi berwarna putih tidak mudah pudar.